Just Another Wednesday…
Buat saya, hari ini… Sial.
Ada lomba upacara gitu di sekolah. Wajib, katanya. Soalnya lomba ini tingkat… Eh… “Nggak lokal”, jadi kata bapak wakasek kesiswaan nama sekolah dipertaruhkan.
Tapi instead of going to the yard dimana upacaranya dilaksanain, saya berakhir di perpus ama temen-temen mabalers yang lain. Alesannya simpel: Males. Jadi ya… Mau nggak mau harus mau nerima konsekuensinya: A burst of steamed anger from my “beloved” home room teacher. Tapi belum sih. Semoga aja nggak.
Karena emang cuma ada lomba upacara doang, tadi jadwal KBM-nya nggak baleg. Kita cuma belajar jam pertama-kedua, kelima-keenam, dan dua jam pelajaran terakhir, sebelum akhirnya pulang jam setengah tiga.
Sebenernya hari ini nggak sepenuhnya sial juga, sih.
Dua jam pelajaran terakhir adalah jamnya seni musik. Ibu (yang kayaknya kecapean banget) ngasih tugas kita buat bikin kelompok ensembel alat musik tradisional. And my kelompok was:
- Rey as the …
- Elang as the …
- Yoni as the gong hitter
- Adit (myself) as the kendang player
- Kinan as the …
- Geni as the …
Ibu guru ngeharusin kelompok kita dikasih nama dari alat musik tradisional Indonesia. Dan nama kelompok kita adalah: Cengceng fu. Unik banget, kan? Sebenernya itu diambil dari nama alat musik tradisional Sulawesi (kalo nggak salah); cengceng (alat musik pukul) dan fu (alat musik tiup). Dan uniknya lagi, kebetulan Kinan ma Elang punya wajah ahong :), so the name “cengceng fu” kinda suits us perfectly!
Saya lupa nama dari beberapa alat musiknya. Tapi Kinan dan Rey megang dua alat musik yang sama yang kalo di band bisa dianalogiin sebagai melody, Elang mainin rhythm, Geni megang bass. Tapi semuanya alat musik pelat kuningan yang dipukul-pukulin. Lumayan enjoyable, dan bikin hari ini nggak ngebosenin.
She’s inside the kelompok, if you haven’t noticed.
Pulangnya mestinya les, tapi jadwalnya dipindahin ke hari Jumat. Jadi langsung pulang deh.
Di rumah, waktu saya lagi nyusun post ini, ada ular di branghang! Tapi nggak penting, jadi mending nggak usah diceritain.








cape deh…
yg titik titik itu apa ya???
paan toe….
slm knl
@sabil
@lepinter
Sengaja dititik-titikin. Saya lupa nama alat musik yang mereka pegang :p